Valentine Rossi pasalnya mengaku sudah yakin bakal didepak oleh Yamaha dan digantikan oleh Fabio Quartarrao mulai ajang MotoGP 2021 sejak bulan Oktober 2019. Yamaha pasalnya mengambil keputusan berani untuk ‘mendepak’ Rossi dari tim pabrikannya mulai MotoGP 2021. Dan sebagai penggantinya, Yamaha kemudian merekrut Quartararo yang mana musim lalu bersinar bersama dengan Petronas Yamaha. Pasalnya Quartararo akan duet dengan Maverick Vinales pada ajang MotoGP 2021 dan 2022.

Rossi Ngaku Sudah Tau Akan didepak Yamaha Sejak 2019

Rossi sendiri mengaku bahwa ia tidak lagi terkejut dengan keputusan yang akhirnya dikeluarkan oleh Yamaha. Juara dunia Grand Prix Sembilan tersebut sudah yakin bakal didepan oleh Yamaha sejak bulan Oktober tahun 2019 lalu.

“Saya tidak terkejut dengan ini sejujurnya. Saya sudah menyadari ini sejak Oktober tahun lalu. Saya ingin memikirkan hal ini saat saya ada di Thailand, karena penampilanQuartararo benar-benar mengubah situasinya,” ungkap Rossi dilansir dari CNN Indonesia.

Memang Quartararo dua kali meraih podium kedua sepanjang bulan Oktober 2019 di ajang MotoGP Jepang dan Thailand. Pebalap yang berasal dari Prancis itu lsayangnya harus gagal finis di MotoGP Australia setelah ia dijatuhkan oleh Danilo Petrucci di lap pertama.

Namun Rossi pasalnya cukup legowo untuk menerima keputusan dari Yamaha itu. Pebalap asal Italia tersebut tak ingin buru-buru mengambil keputusan meneruskan karirnya di MotoGP. Rossi pasalnya juga berencana untuk mengambil keputusan terkait dengan masa depannya di MotoGP di pertengahan musim tahun 2020. “Tentunya jika Yamaha tak memiliki Quartararo, mungkin saja kami punya lebih banyak (untuk menentukan masa depan). Saya tidak pernah berpikir untuk mengatakan ‘ya’ mempertahankan kursi di Yamaha setelah tampil tak kompetitif, karena itu hal terburuk untuk saya,” katanya.

“Saya berpikir Yamaha tak menghormati saya. Terutama Yamaha mengatakan bahwa jika saya melanjutkan karir saya mereka akan memberikan sepeda motor pabrikan. Ini bukan seperti mereka bilang ‘Quartararo akan tampil, kamu keluar,’” ujarnya lagi.

Rossi Batal Pensiun dari MotoGP

Keputusan Rossi untuk batal pension dari MotoGP ini diungkapkan oleh pebalap Ducati, Andrea Divizioso. Ia menilai kualitas dan gambaran persaingan di ajang itu terutama di musim 2020 ini akan menentukan keputusan Rossi tentang masa depannya di MotoGP. Rossi pasalnya sudah dipastikan berpisah dari Yamaha di akhir MotoGP 2020.

Akan tetapi, ia belum memutuskan masa depannya di balap motor. Divizioso sendiri menganggap bahwa Rossi memang memerlukan waktu untuk menentukan langkahnya togel sgp 2020 kedepan. “Saya tak tahu bakal sejauh mana kemampuan Rossi di musim ini, namun saat ini ia juga belum tahu,” ugkapnya dikutip dari CNN Indoensia.

“Rossi saat in sedang mencari kesempatan terbaik dari motor miliknya, sesuatu yang hilang dari motor tersebut dalam beberapa musim terakhi,” imbuhnya lagi.

Ia juga menambahkan, “Bila ia mampu menemukannya, ia akan bisa bersaing dengan Quartararo dan Vinales. Mungkin hal itu juga akan membuat dirinya melanjutkan karirnya di tahun 2021.”

Divizioso sendiri memang tak mengkhawatirkan masa depannya di MotoGP. Ia bahkan juga menjalani tahun terakhir kontraknya dengan Ducati. Sejauh ini, ia masih belum membicarakan kontrak pebalap karena mereka masih ingin melihat penampilan Divizioso dan juga Danilo Petrucci pada paruh pertama kompetisi musim ini.

“Walau saya sudah 34 tahun, saya merasa ada di kondisi terbaik. Saya bisa bertarung dalam perburuan gelar juara dunia dan saya akan mencoba hal tersebut,” tukasnya.