Pengusaha Tambang Sumbangkan Rp. 672 M untuk Kebakaran Hutan Australia

Taipan pertambangan, Andrew Forest, dan juga istrinya Nicola menjanjikan sumbangannya senilai US$ 48 juta atau setara dengan Rp. 672 miliar untuk pemulihan kebakaran hutan yang terjadi di Australia. Dikutip dari CNN Indonesia, Senin (13/1), sumbangan orang kaya Australia itu diberikan dalam beberapa metode.

Pengusaha Tambah dan Istrinya Sumbang untuk Kebakaran Hutan Australia

Metode yang dimaksud misalnya saja sebagian uang dipergunakan untuk merekrut 1.200 orang sukarelawan yang dipekerjakan untuk membantu beberapa daerah yang mana terdampak paling parah. Sementara itu sebagian yang lainnya dipergunakan untuk membangun cetak biru penanganan kebakaran hutan yang terjadi di Australia.

Dikutip dari CNN Indonesia juga, pengusaha-pengusaha dan para dermawan menargetkan mereka akan mengumpulka  donasi sebanyak US$ 343 juta atau setara dengan Rp. 4,8 Triliun lewat kampanye global untuk meneliti kebakaran hutannya. “Kebakaran dan bencana akan menjadi bagian dari kehidupan kita. Namun ini (penelitian penangkapan kebakaran hutan) bisa memitigasi supaya mereka bisa menanggapi dengan segera dan mencegah korban,” kata Forrest.

Sumbangan Forrest itu disebut-sebut menjadi sumbangan yang terbesar dibandingkan tokoh public pebisnis lainnya togel sdy. Diketahui ada aktor Chris Hemsworth yang mana menyumbangkan uang sebesar US$ 1 juta atau setara dengan Rp. 13,68 miliar. Demikian juga dnegan penyanyi legenda, Elton John. Lalu juga ada Celeste Barber yang mana menyumbang sebanyak US$ 32,5 juta yang setara dengan Rp. 444,7 miliar lewat inisiatif penggalangan dana di platform Facebook.

Forrest sendiri merupakan orang terkaya di Australia ke-7. Atau dia adalah orang terkaya di dunia ke-325. Kekayaan dirinya mencapai US$ 8,8 miliar yang didapatkannya dari bisnis tambang.

Kebakaran Hutan Habisi Kebun Anggur dan Taman Nasional

Kebakaran hutan yang mana melanda Australia ini ikut membumihanguskan kawasan taman nasional yang selama ini jadi destinasi wisata alam unggulan di Australia. Api kebakaran hutan sendiri menyisakan pemandangan yang cukup menyedihkan dan mengenaskan. Salah satunya adalah di Taman Nasional Flinders Chase yang terletak di Kangaroo Island. 

Kebakaran hutan yang terjadi sudah sejak bulan September 2019 itu sejuah ini telah menggunduli seebanyak 12,35 juta hectare hutan yang ada di Negeri Kanguru itu. Dua orang juga dilaporkan tewas saat api menyerbut kendaraan mereka di dekat kota Parndana di hari Sabtu (4/1), seperti yang diungkapkan oleh polisi setempat.

Kebakaran itu dimulai di Kangaroo Island yang mana terletak di lepas pantai barat daya Adelaide, sejak tanggal 20 Desember 2019 dan saat ini sudah membakar lebih dari 1.000 km persegi kawasan itu. “Kebakaran hutan sudah melalap sebagian besar Taman Nasional Flinders-Chase, termasuk infrastruktur penunjangnya, ungkap Perdana Menteri Australia Selatan, Steven Marshall.

“Australia juga kehilangan satwa liarnya di pulau itu dalam jumlah yang sangat amat signifikan,” imbuhnya lagi.

Taman Nasional Flinders Chase adalah rumah untuk kanguru-kanguru, echidna dan koala. Peringatan kebakaran hutan diberlakukn untuk lebih dari setengah pulau dan juga jadwal 4 kapal pesiar yang mana direncanakan berlabuh sudah dibatalkan. Api membakar sangat kuat sehingga lapnagan terbang yang dipergunakan oleh pesawat waterbooms mesti dievakuasi.

Temperature turun sangat signifikan di hari Sabtu, sehingga kobaran api itu menuju ke utara dan timur Australia. “Perilaku api sudah mereda di Kangaroo Island walaupun api terus menerus membakar dan tak terkendali,” ungkap kepala petugas untuk DInas Pemadam Kebakaran Australia Setalan, Mark Jones.

Atodganteng

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top