Year: 2020

Beberapa film local berhasil berkuasa di box office Korea Selatan di akhir pekan pertama tahun 2020. Dan salah satu film local tersebut adalah Ashfall yang bertahan pada posisi puncak. Tidak Cuma itu, bahkan Ashfall mampu bertahan di puncak box office sejak 2 pekan lalu.

Data yang dilansir dari CNN Indonesia, selain karya local, ada juga sejumlah film internasional juga yang masuk ke box office Korea, termasuk film Frozen 2 yang mana masih bertahan di 5 teratas walaupun turun posisi dibandingkan pekan lalu. Berikut ini adalah lima besar box office Korea minggu ini.

5. Frozen II

Film yang bercerita tentang kakak beradik Elsa dan Anna ini harus mau kembali lagi turun peringkat di pekan ini. Di awal pekan Januari 2020, tiket film Frozen II bisa laku terjual sebanyak 328 ribu yang mana setara dengan US$ 2,3 juta. Sejak film ini dirilis pada tanggal 21 November 2019 lalu. Tiket Frozen II ini sudah terjual sebanyak 13,5 juta yang setara dengan US$ 97,3 juta. Perolehan ini lah yang membuat film ini menjadi film ketiga paling laris di Korea Selatan. Hanya selisih 600 ribu tiket saja untuk mengalahkan film terlaris tahun lalu, Avengers: Endgame yang berada di posisi kedua.

4. Midway

Midway adalah film Hollywood yang mampu masuk dan juga bertahan di box office Korea Selatan sejak tayang tanggal 31 Desember 2019. Dalam satu pekan, film yang mana dibintangi oleh Patrcik Wilson dan Ed Skrein ini berhasil menjual tiketnya sebanyak 669 ribu di sebanyak 842 layar lebar Korea Selatan. Hasil itu setara dengan US$ 4,9 juta. Film yang berkisah tentang kondisi Jepang dan juga Amerika Serikat sebelum Perang Dunia II mencuat ini dimulai dari serangan Jepang ke Pearl Harbour di tahun 1941 silam yang akhirnya membuat terjadinya pergantian komando di sana.

Demi mencegah serangan yang berkelanjutan, kemudian AS menyusun sejumlah taktik dan strategi serangan balasan. Dan salah satu balasan tersebut adalah degan memperkuat angkatan udara, darat dan lautnya.

3. Start-Up

Film Start-Up ini bertahan di posisi ketiga sejak minggu lalu. Di minggu ini, tiket film yang dibintangi oleh Don Lee ini berhasil menjual tiketnya sebanyak 746 ribu atau setara dengan US$ 5,4 juta. Film yang dirilis pada tanggal 18 Desember 2019 lalu ini secara keseluruhan menjual 3,03 juta tiket yang senilai dengan US$ 22 juta.

Start-Up sendiri berkisah tentang Taek-II, pemberontak yang berumur masih sangat muda, 18 tahun, yang tinggal dengan ibundanya, seorang mantan pemain voli. Kemudian ia menentang keinginan sang ibu, Taek-II kemudian berhenti dari sekolahnya. Suatu hari, ia meninggalkan rumah dan merantau ke Gusan. Di sana kemudian ia mendapatkan pekerjaan di restoran China dan bertemu dengan seorang koki bernama Geo-seok. Dari sana, ia memulai banyak hal tak terduga.

2. Forbidden Dream

Film ini berhasil menjual 909 ribu setara dengan US$ 6.5 juta. Capaian ini didukung dengan jumlah layar yang mencapai 1.103 layar. Film ini bercerita tentang Raja Sejong, penguasa besar di era Joseon yang berusaha meningkatkan kemakmuran Korea pada masa itu dan kekuatan militernya lewat astronomi.

1.Ashfall

Di pekan pertama Januari 2020 ini, Ashfall berhasil menjual sampai dengan 1,7 juta dan membuat film yang dibintangi oleh Ha Jung-woo ini tembus total penjualan 7.4 tiket sejak tayang 19 Desember 2019 lalu. Film yang bercerita tentang perjuangan sekelompok tim untuk menghentikan letusan Gunung Paektu ini berhasil bertengger selama 2 minggu.

Taipan pertambangan, Andrew Forest, dan juga istrinya Nicola menjanjikan sumbangannya senilai US$ 48 juta atau setara dengan Rp. 672 miliar untuk pemulihan kebakaran hutan yang terjadi di Australia. Dikutip dari CNN Indonesia, Senin (13/1), sumbangan orang kaya Australia itu diberikan dalam beberapa metode.

Pengusaha Tambah dan Istrinya Sumbang untuk Kebakaran Hutan Australia

Metode yang dimaksud misalnya saja sebagian uang dipergunakan untuk merekrut 1.200 orang sukarelawan yang dipekerjakan untuk membantu beberapa daerah yang mana terdampak paling parah. Sementara itu sebagian yang lainnya dipergunakan untuk membangun cetak biru penanganan kebakaran hutan yang terjadi di Australia.

Dikutip dari CNN Indonesia juga, pengusaha-pengusaha dan para dermawan menargetkan mereka akan mengumpulka  donasi sebanyak US$ 343 juta atau setara dengan Rp. 4,8 Triliun lewat kampanye global untuk meneliti kebakaran hutannya. “Kebakaran dan bencana akan menjadi bagian dari kehidupan kita. Namun ini (penelitian penangkapan kebakaran hutan) bisa memitigasi supaya mereka bisa menanggapi dengan segera dan mencegah korban,” kata Forrest.

Sumbangan Forrest itu disebut-sebut menjadi sumbangan yang terbesar dibandingkan tokoh public pebisnis lainnya. Diketahui ada aktor Chris Hemsworth yang mana menyumbangkan uang sebesar US$ 1 juta atau setara dengan Rp. 13,68 miliar. Demikian juga dnegan penyanyi legenda, Elton John. Lalu juga ada Celeste Barber yang mana menyumbang sebanyak US$ 32,5 juta yang setara dengan Rp. 444,7 miliar lewat inisiatif penggalangan dana di platform Facebook.

Forrest sendiri merupakan orang terkaya di Australia ke-7. Atau dia adalah orang terkaya di dunia ke-325. Kekayaan dirinya mencapai US$ 8,8 miliar yang didapatkannya dari bisnis tambang.

Kebakaran Hutan Habisi Kebun Anggur dan Taman Nasional

Kebakaran hutan yang mana melanda Australia ini ikut membumihanguskan kawasan taman nasional yang selama ini jadi destinasi wisata alam unggulan di Australia. Api kebakaran hutan sendiri menyisakan pemandangan yang cukup menyedihkan dan mengenaskan. Salah satunya adalah di Taman Nasional Flinders Chase yang terletak di Kangaroo Island. 

Kebakaran hutan yang terjadi sudah sejak bulan September 2019 itu sejuah ini telah menggunduli seebanyak 12,35 juta hectare hutan yang ada di Negeri Kanguru itu. Dua orang juga dilaporkan tewas saat api menyerbut kendaraan mereka di dekat kota Parndana di hari Sabtu (4/1), seperti yang diungkapkan oleh polisi setempat.

Kebakaran itu dimulai di Kangaroo Island yang mana terletak di lepas pantai barat daya Adelaide, sejak tanggal 20 Desember 2019 dan saat ini sudah membakar lebih dari 1.000 km persegi kawasan itu. “Kebakaran hutan sudah melalap sebagian besar Taman Nasional Flinders-Chase, termasuk infrastruktur penunjangnya, ungkap Perdana Menteri Australia Selatan, Steven Marshall.

“Australia juga kehilangan satwa liarnya di pulau itu dalam jumlah yang sangat amat signifikan,” imbuhnya lagi.

Taman Nasional Flinders Chase adalah rumah untuk kanguru-kanguru, echidna dan koala. Peringatan kebakaran hutan diberlakukn untuk lebih dari setengah pulau dan juga jadwal 4 kapal pesiar yang mana direncanakan berlabuh sudah dibatalkan. Api membakar sangat kuat sehingga lapnagan terbang yang dipergunakan oleh pesawat waterbooms mesti dievakuasi.

Temperature turun sangat signifikan di hari Sabtu, sehingga kobaran api itu menuju ke utara dan timur Australia. “Perilaku api sudah mereda di Kangaroo Island walaupun api terus menerus membakar dan tak terkendali,” ungkap kepala petugas untuk DInas Pemadam Kebakaran Australia Setalan, Mark Jones.

Back to top